Mengenal Sosok Ian Maatsen

Ian Maatsen menjadi salah satu pemain yang disorot para pencinta sepak bola Tanah Air belakangan ini. Pasalnya, Maatsen disebut-sebut memiliki garis keturunan Indonesia dan bisa saja dinaturalisasi menjadi WNI jika dia tertarik.

Profil Ian Maatsen

Ian Ethan Maatsen atau Ian Maatsen adalah pemain sepak bola kelahiran Vlaardingen, Belanda pada 10 Maret 2002. Maatsen merupakan anak kedua dari pasangan Edward Maatsen dan Wendy Schuitemaker.

Diketahui sang ayah pernah bekerja di angkatan laut Belanda, Kementerian Pertahanan Belanda, hingga pemadam kebakaran di Kota Haaglanden, Belanda. Sedangkan ibunya merupakan warga kelahiran Suriname yang memiliki garis keturunan Indonesia dari salah satu leluhurnya.

Maatsen hanya memiliki satu saudara laki-laki bernama Donavan Dorrell Maatsen, tapi dia tidak berkarier menjadi pesepak bola. Namun, dia memiliki dua sepupu yang menjadi pemain bola, yaitu Dalian Maatsen dan Darren Maatsen.

Di lapangan, Ian Maatsen berposisi sebagai bek kiri. Namun, pemain berpostur 178 cm ini juga bisa bermain di posisi gelandang kiri dan sayap kiri.

Awal Karier

Ian Maatsen memulai karier sepak bola profesionalnya di usia tujuh tahun di akademi Feyenoord. Kepiawaiannya dalam bertahan membuatnya cepat menarik minat akademi-akademi ternama di Belanda, termasuk Sparta Rotterdam dan PSV Eindhoven.

Pada tahun 2018, bakatnya yang kian berkembang membuat klub besar Liga Inggris, Chelsea, memutuskan merekrutnya ke akademi mereka.

Pada September 2019, Maatsen menjalani debutnya bersama tim utama Chelsea di kompetisi EFL Cup melawan Grimsby Town. Meski baru tampil sekali di tim utama Chelsea, ia terus mencatatkan pengalaman berharga dengan serangkaian masa pinjaman.

Statistik Penampilan Ian

Di usianya yang baru 21 tahun, Ian Maatsen mampu mengantarkan Timnas Belanda U-17 memenangkan gelar Piala Eropa U-17 dan menjuarai Liga 2 Inggris bersama Burnley.

Ditambah lagi, Maatsen telah membukukan 46 caps bersama Timnas Belanda junior, dan pernah mencatatkan tiga gol bersama Timnas Belanda U-17 serta satu gol bersama Timnas Belanda U-21.

Sebagai fullback kiri, Ian Maatsen juga dikenal dalam kemampuannya mengambil keputusan antara memberikan crossing atau shooting, ia juga mampu menempatkan kondisi antara melakukan serangan maupun bertahan.

Proses Naturalisasi Ian Tidak Mudah

Namun, di balik potensi besar ini, ada tantangan administratif yang mungkin dihadapi Maatsen jika proses naturalisasinya berjalan.

Situasi ini serupa dengan apa yang dialami oleh Maarten Paes, kiper naturalisasi Indonesia. Paes pernah bermain untuk Timnas Belanda U-21 ketika usianya sudah 22 tahun, yang melanggar regulasi FIFA terkait pemain yang ingin beralih asosiasi setelah usia 21.

Akibatnya, Paes harus menunggu cukup lama sebelum akhirnya bisa debut untuk Timnas Indonesia, meski telah resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) sejak April 2024.

Proses debut Paes di Timnas Indonesia baru bisa terjadi pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, setelah urusan administrasinya diselesaikan melalui Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).

Hal serupa bisa dialami Maatsen, karena ia juga baru-baru ini bermain untuk Timnas Belanda U-21 dalam kualifikasi Euro U-21 2025 melawan Georgia pada 9 September

Jika ia memutuskan untuk dinaturalisasi ke Indonesia, proses naturalisasi Ian Maatsen tidaklah mudah dan mungkin membutuhkan waktu dan harus melalui jalur yang sama dengan Paes.

Demikianlah tulisan kali ini tentang sosok Ian Maatsen yang digadang-gadang akan dinaturalisasi oleh Timnas Indonesia. Semoga informasi ini bermanfaat.