Pengertian Orientasi
Menurut KBBI, orientasi adalah suatu peninjauan untuk menentukan sikap yang tepat dan benar. Secara umum, orientasi merupakan fase pengenalan bagi siswa atau karyawan baru agar bisa cepat menyesuaikan diri degan lingkungan sekitarnya. Tujuannya adalah untuk memperkenalkan lingkungan baru mereka dan berteman dengan sesama siswa atau karyawan lainnya. Di sekolah, kita mengenal istilah Masa Orientasi Siswa (MOS) sebagai kegiatan penyambutan siswa baru dan sosialisasi kegiatan belajar nantinya. Program tersebut berisi beraneka macam kegiatam yang seru dan menantang, agar bisa mempererat tali persaudaraan para siswa baru. Dalam dunia pekerjaan, kegiatan ini jadi fasilitas pengenalan karyawan dengan peran, divisi, kebijakan organisasi, dan karyawan lain.
Tujuan Orientasi

Seperti yang sudah kita ketahui sebelumnya, tujuan orientasi adalah untuk memberikan ruang untuk individu supaya dapat beradaptasi bersama dengan lingkungan baru. Sehingga dapat membantu meraih tujuan suatu organisasi atau perusahaan. Berikut adalah penjelasannya.
1. Sarana Belajar
Pertama yaitu sebagai tempat pembelajaran bagi anggota baru dalam mempelajari latar belakang hingga kebijakan organisasi baru mereka. Sarana belajar ini tidak cuma mengenalkan nilai-nilai, aturan, ataupun pelatihan mental. Tetapi juga memberikan informasi penting tentang bagian-bagian bangunan dalam organisasi atau perusahaan.
2. Sarana Berkolaborasi
Biasanya, anggota baru dapat mengerjakan beberapa tugas group bersama dengan anggota baru lainnya. Tujuannya adalah untuk membangun ruang kolaborasi antar individu dan bekerjasama sebelum bergabung ke dalam organisasi atau perusahaan.
3. Sarana Membangun Relasi
Kolaborasi dan kerja sama yang baik tadi nantinya dapat membangun jalinan atau relasi bersama dengan orang-orang baru. Baik di dunia kerja maupun pendidikan, relasi ini sangat penting untuk pengembangan diri dan meraih wawasan serta kesempatan lain kedepannya.
Manfaat Orientasi
Dikutip dari website Human Resources Oregon State University, kegiatan ini penting bagi karyawan baru dikarenakan jadi basic untuk mencapai potensi penuh dalam kariernya. Adapun lebih dari satu manfaat lainnya, yaitu:
1. Memberikan Informasi
Manfaat utama dari orientasi adalah proses pemberian info untuk pihak atau anggota baru secara singkat dan akurat. Umumnya, orientasi cuma dilakukan dalam waktu singkat, agar tidak seluruh perihal yang kompleks bisa dijelaskan secara lengkap. Namun, kegiatan ini sudah menggambarkan pemahaman spesifik berkenaan perihal tersebut secara efektif dan singkat.
2. Mendorong Kepercayaan Diri
Pada dasarnya, orientasi adalah masa pengenalan individu atau kelompok yang mampu membangun rasa percaya diri sebelum join ke dalam organisasi baru.
3. Meningkatkan Produktivitas
Rasa percaya diri individu tersebut bakal membangun pondasi yang kuat untuk bekerja dan berkarya secara produktif. Dengan begitu, anggota baru mampu bekerjasama dengan anggota lainnya secara sinergis dan serasi tanpa sekat atau tendensi negatif lainnya.
4. Meningkatkan Retensi
Kegiatan pengenalan juga mampu meningkatkan retensi individu atau kelompok dalam sebuah organisasi. Retensi ini merupakan alasan yang cukup kuat untuk tetap bertahan dalam sebuah organisasi atau perusahaan.
5. Membentuk Komunikasi
Kolaborasi antar individu saat kegiatan pengenalan berjalan mampu membentuk area komunikasi, agar proses relasi bakal terjalin secara alami. Komunikasi ini terbentuk bagi anggota baru, baik dalam dunia kerja maupun pendidikan.
Keuntungan dan Kelemahan Orientasi
Meski memiliki banyak keuntungan, orientasi juga memiliki kelemahannya tersendiri. Berikut adalah keuntungan dan kelemahan sistem orientasi.
1. Keuntungan Orientasi
Kegiatan organisasi yang efisien mampu berkontribusi dalam keberhasilan jangka pendek dan jangka panjang. Salah satu cara supaya sistem orientasi karyawan menjadi lebih efisien dan efektif adalah dengan menggunakan orientasi elektronik. Contohnya, perusahaan yang mengunggah informasi orientasi karyawan umum pada internet perusahaan dan website resmi mereka.
2. Kelemahan Orientasi
Kelemahan sistem orientasi umumnya terkandung pada tim pengawas, seperti ada kesalahan dari para atasan. Oleh karena itu, departemen Sumber Daya Manusia (SDM) perlu bisa memberi wejangan yang jelas tentang peran atasan dalam program orientasi. Selain itu, sistem buddy juga dapat digunakan dengan cara mempekerjakan karyawan yang memiliki pengalaman untuk mengundang karyawan baru.